header

24 March 2011

Metode Proyek

Mata kuliah strategi pemnelajaran kali ini aku dapat tugas mempelajari metode Proyek. berikut sedikit rangkuman tentang Metode Proyek dalam pembelajaran.

Metode proyek adalah suatu cara mengajar yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk menggunakan unit-unit kehidupan sehari-hari sebagai bahan pelajarannya. Bertujuan agar anak didik tertarik untuk belajar.

Kata proyek berasal dari bahasa latin, yaitu proyektum yang berarti maksud tujuan, rancangan, rencana. Jadi memproyeksikan berarti : merancang, merencanakan dengan maksud dan tujuan tertentu. Mempunyai perencanaan yang baik (planning) di dalam kegiatan-kegiatan tahunan dan sebagainya. Dengan kata lain, metode proyek yaitu cara mengajar dengan jalan memberikan kegiatan belajar kepada siswa, dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih, merancang dan memimpin pikiran serta pekerjaannya. Anak-anak dilatih agar berencana di dalam tugas-tugasnya. Metode proyek ini untuk pertama kalinya, diperkenalkan oleh John Dewey. Yang kemudian dikembangkan oleh W.H. Kilpatrik. Di Eropa abad XX ini giat sekali mengembangkan metode proyek ini. Di Indonesia metode proyek ini mendapat perhatian yang besar dari kalangan pembaharuan pendidikan dan pengajaran.


Secara etimologi proyek berarti rencana pekerjaan dengan sasaran khusus (pengairan, pembangkit tenaga listrik, dan sebagainya) dan dengan saat penyelesaian yang tegas.17 Sedangkan ditinjau dari segi epistimologi metode proyek merupakan metode pengajaran yang digunakan untuk memantapkan pengetahuan yang telah diajarkan dengan menerapkannya kedalam aspek kehidupan. Peserta didik diminta untuk menghubungkan sebanyak mungkin pengetahuan yang ia peroleh dengan masalah-masalah atau aspek kehidupan yang dihadapi.

Prinsip dari metode proyek adalah membahas suatu tema ditinjau dari berbagai mata pelaaran sehingga terbentuk suatu kaitan yang serasi dan logis antara pokok bahasan mata

- Pertama     :Merencanakan proyek yang akan dilaksanakan. Misalnya ; berapak kali kita melakukan proyek selama satu tahun.
- Kedua : Pengalokasian waktu, dengan menghitung berapa minggu diadakan proyek dalam satu tahun. Misalnya untuk sementara waktu tiga kali dalam satu tahun sudah mencukupi. Tiap-tiap masa belajar 2 ½ bulan lamanya, diselingi masa proyek kira-kira satu bulan.

Kelebihan Metode Proyek 
1. Dapat merombak pola pikir anak didik dari yang sempit menjadi lebih luas dan menyeluruh dalam memandang dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan.
2. Melalui metode ini, anak didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan terpadu, yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.
3. Dengan pengajaran royek, dapat membangkitkan dan mengaktifkan siswa, dimana masing-masing belajar dan bekerja sendiri
4. Melalui metode proyek memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mempraktekkan apa yang telah dipelajari
5. Melalui metode proyek memperhatikan segi minat, perbedaan serta kemampuan masing-masing individu siswa
6. Dapat menumbuhkan sikap sosial dan bekerja sama yang baik
7. Dapat membentuk siswa dinamis dan ilmiah dalam berbuat/berkarya

Kekurangan Metode Proyek 
1. Kurikulum yang berlaku di negara kita saat ini, baik secara vertikal maupun horizontal, belum menunjang pelaksanaan metode ini;
2. Organisasi bahan pelajaran, perencanaan, dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari guru, sedangkan para guru belum disiapkan untuk ini;
3. Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan anak didik, cukup fasilitas, dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan;
4. Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas.


Saya juga menyediakan contoh sederhana format PPT dari metode proyek. Silahkan download disini


(dari berbagai sumber)
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...